Bekam

Imam Bukhari  meriwayatkan dari Sa’id bin Zubair dari Ibnu Abbas bahwa Rasulullah bersabda:

“Penyembuhan terjadi dengan tiga cara, yaitu minum madu, berbekam, dan terapi besi panas. Aku melarang umatku menggunakan besi panas.”

Rasulullah lebih menyukai madu daripada laksatif dan berbekam daripada penusukan urat darah (akupunktur). Sebagian orang mengatakan bahwa jika bekam tidak ampuh, maka jalan terakhir adalah kayy. Rasululullah menyebutkan kayy sebagai metode pengobatan ketika resistensi terhadap obat sangat kuat sehingga tidak efektif. “Aku melarang umatku mengecap dengan besi panas,” atau dalam riwayat lain, “Saya tidak suka dicap dengan besi panas,’ yang menunjukkan bahwa kayy seharusnya ditunda sampai benar-benar diperlukan. Pengobatan dengan besi ini panas ini tidak boleh menjadi pilihan pertama, sebab kepedihan yang ditimbulkannya luar biasa.

Ibnu Majah meriwayatkan dalam Sunannya dari hadits Jabir bin Al Mughalis dan ini adalah hadits lemah dari Katsir bin Salim bahwa Rasulullullah bersabda, “Pada malam Isra’ setiap kelompok malaikat yang kulalui berkata, “Wahai Muhammad perintahkanlah umatmu untuk berbekam.”

Dalam shahih Bukhari Muslim dari Thawus dari Ibnu ‘Abbas diriwayatkan bahwa Rasulullah pernah berbekam dan membayar tukang bekam. Dalam itu juga disebutkan Humaid Ath-Thawil dari Anas bahwa Abu Thayyibah membekam Rasulullah dan dia dibayar dua sa’ (setakar) kurma. Beliau juga memerintahkan para majikan untuk mengurangi pajak Abu Thayyibah (karena ia seorang budak dan harus membayar kepada mereka). Rasulullah kemudian bersabda, “Pengobatan terbaik bagi kamu adalah bekam.”

Tirmidzi dalam kitab Jami’-nya meriwayatkan dari ‘Abbad bin Manshur bahwa ia berkata, “Saya pernah mendengar Ikrimah meriwayatkan bahwa Ibnu ‘Abbas mempunyai tiga orang budak yang pandai berbekam. Dua diantaranya biasa menerima upah dari keluarga beliau ketika membekam. Sedang di antaranya biasa membantu beliau dan keluarga beliau dengan kepandaiannya membekam.” Ibnu ‘Abbas pernah berkata bahwa Nabi bersabda, “Orang yang paling baik adalah tukang bekam , karena ia mengeluarkan darah, meringankan otot kaku, dan mempertajam pandangan orang yang dibekam.’ Rasululullah pada saat mi’raj setiap kali melewati sekelompok malaikat mereka berkata, “Hendaklah engkau membiasakan diri melakukan bekam”. Ibnu Abbas menambahkan, “Waktu terbaik untuk bekam adalah tanggal tujuh belas, Sembilan belas, dan dua puluh satu.’ Rasululullah bersabda, “Sesungguhnya pengobatan terbaik bagi kalian adalah sauuth, ladud, bekam dan jalan kaki.’

Penerapan berbekam atau menusuk pembuluh darah tergantung pada waktu, daerah dan usia  serta kondisi pasien. Sebagai contoh berbekam lebih bermanfaat daripada cuci darah pada daerah panas, cuaca panas, dan organ-organ bertemperamen panas yang memiliki darah mendekati matang. Darah berbahaya dan mendekati matang berkumpul di dekat kulit. Berbekam mengeluarkan darah kotor secara lebih efisien dibandingkan cuci darah. Itulah sebabnya membekam anak-anak dan orang yang tak tahan dicuci darah akan lebih bermanfaat.

Para dokter menyatakan bahwa berbekam yang dilaksanakan di daerah-daerah panas lebih baik daripada cuci darah. Pelaksanaannya lebih diutamakan pada pertengahan atau akhir bulan, terutama pada seperempat akhir bulan. Pada awal bulan, darah telah teriritasi, mengandung materi-materi kotor yang perlu dibekam. Pada akhir bulan, darah tidak lancer mengalir. Pada pertengahan bulan dan seperempat akhir bulan, darah mengalir secara teratur dan puncak produksinya.

Pengarang Al Qanuun menyatakan, “Berbekam tidak baik pada awal bulan karena beragam kondisi tubuh tidak bergerak secara teratur dan tidak baik dilakukan pada akhir bulan karena kondisi telah menurun. Berbekam diutamakan pada pertengahan bulan ketika zat-zat (dari keadaan atau kondisi tubuh) terakumulasi dan menjadi bergerak.”

Hadits bahwa Rasulullah bersabda, “Berbekam adalah pengobatan terbaik kalian”* ditujukan kepada penduduk Hijaz dan penduduk daerah-daerah panas. Kondisi darah mereka baik dan bersirkulasi lebih dekat ke permukaan kulit, sementara pori-pori kulit membuka lebar dan kekuatan mereka melemah (maksudnya pada musim panas). Cuci darah biasanya mempunyai manfaat khusus. Sebagai contoh, penusukan pembuluh darah basilik (pembuluh darah besar yang terbentang di sisi dalam dari lengan atas) bermanfaat menyembuhkan panas lever, limpa, dan beragam penyakit yang disebabkan oleh darah di dua organ ini. Penusukan ini juga bermanfaat mengatasi radang paru-paru, juga bermanfaat untuk usus dan ginjal serta berbagai penyakit darah mulai dari lutut hingga pinggul.

Penusukan pembuluh darah pada kelopak mata dapat menyembuhkan berbagai penyakit tubuh (yang berkaitan dengan darah atau bila terjadi darah kotor pada tubuh). Penusukan pembuluh darah punggung dapat menyembuhkan penyakit di kepala dan leher akibat jumlah darah berlebihan atau darah kotor. Penusukan pembuluh darah leher dapat menyembuhkan penyakit-penyakit limpa, asma, ronga dada dan sakit dahi.

Membekam punggung bagian atas dapat menyembuhkan penyakit bahu dan tenggorokan. Membekam dua pembuluh darah leher dapat menyembuhkan penyakit kepala, wajah, gigi, telinga, hidung dan tenggorokan jika penyakit ini disebabkan oleh kelebihan darah, darah yang kotor atau keduanya.

Anas r. a. berkata, “Rasulullah biasa berbekam pada dua pembuluh leher dan bagian atas punggung.” Dalam Shahih Bukhari Muslim diriwayatkan bahwa saat ihram (untuk haji atau umrah) rasulullah membekam kepalanya karena sakit. Dalam kitab sunan Ibnu Majah diriwayatkan bahwa jibril turun kepada nabi dan membekam beliau pada dua pembuluh leher dan punggung bagian atas. Abu Daud meriwayatkan bahwa Jabir ra. Meriwayatkan bahwa Rasulullah biasa membekam pangkal pahanya karena kelemahan tubuh yang beliau derita.

Para dokter berbeda pendapat mengenai berbekam pada rongga tengkuk yang disebut titik qamahdhuwah. Abu Nu’aim menyebutkan dalam kitabnya Ath-thibun Nabawi sebuah hadits marfu’, “Gunakanlah bekam pada rongga tengkuk karena ia dapat menyembuhkan lima penyakit, salah satunya lepra.’ Dalam hadits lain disebutkan dapat menyembuhkan tujuh puluh dua macam penyakit.

Sebagian dokter menyetujui bekam di rongga tengkuk. Mereka mengatakan bahwa berbekam dapat menyembuhkan rabun tonjolan bola mata yang abnormal, kelayuan alis dan kelopak mata serta melawan sebangsa kudis di kelopak mata. Dalam riwayat lain disebutkan bahwa ketika Ahmad bin Hanbal membekam rongga tengkuknya, ia melakukannya di kedua sisi tengkuk, bukan di rongga tengkuknya.

Pengarang kitab Al Qaanuun tidak menyukai berbekam pada rongga tengkuk dengan alasan, “Membekam rongga tengkuk dapat menimbulkan sifat pelupa sebagaimana disabdakan Nabi Muhammad. Karena bagian belakang otak merupakan lokasi kekuatan memori dan membekamnya dapat menganggu kekuatan memori itu.”  Sebagian orang mengatakan bahwa hadits tersebut tidak shahih. Meskipun hadits tersebut shahih, menurut mereka berbekam dapt melemahkan otak jika dilakukan tanpa kebutuhan yang membenarkannya. Jika dibenarkan membekam rongga tengkuk secara medis dan agama dapat menyembuhkan tekanan darah di rongga tersebut. Riwayat riwayat yang shahih telah menyatakan bahwa rasaulullah biasaa berbekam sebanyak yang diperlukan.

Membekam dagu dapat menyembuhkan sakit gigi, penyakit wajah dan infeksi tenggorokan jika dilakukan pada waktu yang tepat. Membekam bawah dagu juga membersihkan kepala dan rahang. Membekam bagian atas kaki dapat menggantikan penusukan urat savena, yakni vena pada tumit. Jenis berbekam ini juga dapat menyembuhkan borok yang menyerang paha dan kaki, gangguan menstruasi, dan iritasi kulit pada testis.

Membekam bagian bawah dada dapat menyembuhkan jerawat serta sakit kudis dipaha, encok, wasir, penyakit gajah dan gatal di punggung.

BELAJAR SISTEM SARAF PADA MANUSIA

Sistem saraf pada manusia merupakan suatu system yang tergabung ke dalam system regulasi pada tubuh manusia. Sistem ini mengatur berbagai kerja organ tubuh yang merupakan pusat dari keseimbangan tubuh manusia. Agar materi ini dapat anda pelajari dan pahami secara benar, modul ini akan menyajikan berbagai informasi tentang materi system saraf yang dikemas dengan nama  Belajar Sistem Saraf Pada Manusia.  Sesuai dengan makna kata belajar, kajian dalam modul ini meliputi pengertrian sistem saraf, karakteristik materi sistem saraf dan keterkaitan dengan materi yang selanjutnya, susunan sistem saraf,  fungsi dari masing-masing susunan sistem saraf, serta kelainan yang dapat disebabkan akibat gangguan yang terjadi pada sistem saraf. Karena topik kajiannya yang seperti itu, Modul ini harus Anda kuasai terlebih dahulu sebalum melangkah kepada modul berikutnya. Tanpa pemahaman yang mantap akan mekanisme kerja sistem saraf, sukar bagi Anda untuk memahami dan menguasai materi modul ini, sehingga pengkajian Anda pada modul-modul yang lain akan menjadi lancar.

Setelah menyelesaikan modul ini, Anda diharapkan mampu menjelaskan, dan memahami mekanisme kerja sistem saraf pada manusia. Secara lebih rinci Anda diharapkan dapat :

1.      Menidentifikasi struktur, fungsi, dan proses sistem saraf.

2.      Mengaitkan struktur, fungsi, dan proses sistem saraf pada manusia

3.      Menjelaskan struktur, fungsi dan proses yang terjadi pada sistem saraf manusia.

4.      Membandingkan struktur, fungsi, dan proses pada sistem saraf manusia dan kelainan yang terjadi.

Dengan menguasai tujuan tersebut, Anda akan dapat membedakan mekanisme kerja sistem saraf dengan sistem kerja jaringan yang lain, sehingga Anda dengan mantap dapat melanjutkan kajian Anda mengenai sistem indera dan sistem hormon. Agar tujuan tersebut dapat Anda kuasai, modul ini diorganisasikan menjadi satu kegiatan belajar sebagai berikut.

Kegiatan Belajar  : pengertian dan karakteristik serta keterkaitan materi sistem saraf dengan sistem yang lain dalam tubuh manusia. Struktur sistem saraf, fungsi dan proses kerja. Susunan, fungsi, dan proses kerja serta kelainan yang terjadi pada  sisten saraf manusia.

Kegiatan belajar  ditujukan untuk mencapai tujuan nomor 1 dan 2, 3 dan 4.

Untuk keberhasilan Anda dalam belajar, ikutilah semua petunjuk dengan cermat. Bacalah uraian berulang-ulang, cari materi lain yang mendukung, kerjakan latihan secara disiplin, dan bacalah rangkuman sebelum mengerjakan tes formatif. Jika Anda menunjukkan disiplin yang tinggi dalam belajar, Anda pasti berhasil dan secara berangsur-angsur Anda akan menjadi siswa yang mampu mandiri.

Selamat Belajar !

 

 

 

 

 

 

 

KEGIATAN BELAJAR 1

 

Pengertian dan karakteristik serta keterkaitan materi sistem saraf dengan sistem yang lain dalam tubuh manusia. Struktur sistem saraf, fungsi dan proses kerja dalam tubuh manusia.

Kegiatan belajar 1 ini akan mengajak Anda untuk mengkaji pengertian dan karakteristik serta keterkaitan materi sistem saraf dengan sistem yang lain dalam tubuh manusia serta struktur sistem saraf, fungsi dan proses kerja dalam tubuh manusia. Oleh karena itu, setelah menyelesaikan KB 1 ini Anda diharapkan mampu menjelaskan pengertian sistem saraf, menjelaskan karakteristik sistem saraf, mengkaitkan sistem saraf dengan sistem yang lain dalam tubuh manusia, menggambarkan struktur sel saraf serta menjelaskan fungsi dan proses kerja sistem saraf dalam tubuh manusia. Berkaitan dengan tujuan terseut, bacalah uraian berikut dengan cermat, kerjakan latihan setelah membaca rambu-rambu pengerjaan latihan, dan kerjakan tes formatif setelah membaca rangkuman.

 

  1. PENGERTIAN SISTEM SARAF

Anda tentu sudah sering mendengar kata saraf, bahkan beberapa orang menggunakan kata-kata tersebut untuk mengejek temannya. Padahal kata saraf bukanlah suatu kata kerja seperti yang dimaknai oleh eerpa orang melainkan saraf sendiri adalah bagian dari sistem regulasi. Sistem saraf adalah sistem yang mengatur kerja tubuh yang tergabung dalam sistem regulasi

 

  1. KARAKTERISTIK SISTEM SARAF

Sifat dari materi sistem saraf ini adalah abstrak atau tidak riil sehingga tidak hanya dapat dibayangkan akan tetapi harus dapat dikaitkan dengan kehidupan yang nyata dalam pembelajarannya

 

  1. STRUKTUR SEL SARAF

 

 

 

 

  1. FUNGSI DAN PROSES KERJA SUSUNAN SEL SARAF PADA SISTEM SARAF

 

1.      Dendrit

Dendrit merupakan serabut saraf yang pendek, biasanya bercabang-cabang dengan bentuk dan ukuran yang berbeda-beda. Dendrit ini berfungsi menerima rangsang (impuls) yang datang dari ujung akson neuron lain untuk dibawa menuju ke badan sel saraf.

 

2.      Akson atau neurit

Akson merupakan serabut yang panjang dan umumnya tidak bercabang. Fungsi akson ialah meneruskan impuls dari badan sel saraf ke kelenjar dan serabut- serabut otot.

 

3.      Badan sel

Badan sel merupakan bagian dari sel saraf yang di dalamnya terdapat plasma sel dan inti sel. Bagian inti sel inilah yang berfungsi untuk mengatur seluruh kegiatan saraf.

 

LATIHAN

Untuk memperdalam pemahaman Anda mengenai materi di atas, kerjakanlah latihan berikut ini!

 

1.      Rumuskan pengertian sistem saraf dengan kata-kata Anda sendiri, kemudianbandingkasn pengertian tersebut dengan pengertian yang dicantumkan dalam kegiatan belajar ini! Apakah ada perbedaannya? Jika ya, apa artinya ini?

2.      Cobalah gambarlah struktur sel saraf di kertasmu, kemudian kamu sebutkan bagian-bagiannya dan fungsinya!

 

Petunjuk jawaban latihan

1.      Definisi Anda mungkin berbeda, tetapi setiap definisi seyogyanya mengandung ????? butir utama

2.      Gambar Anda mungkin tidak sama persis dengan yang ada di modul, tetapi setidaknya mengandung 3 bagian sel saraf yang utama.

 

RANGKUMAN

Sistem saraf adalah sistem yang mangatur kerja tubuh tergabung dalam sistem regulasi. Karakteristiknya adalah bersifat riil tidak astrak. Bagian dari sel saraf adalah dendrit untuk menerima rangsang, badan sel saraf dan neurit.

 

 

 

 

 

 

 

TES FORMATIF

Pilihlah jawaan yang paling tepat!

 

  1. Struktur yang menghubungkan dua neuron dan berfungsi sebagai alat komunikasi antar neuron adalah…..

A.    nodus ranvier

B.     sinapsis

C.     akson

D.    sel Schwann

E.     myelin

 

  1. Sebuah neuron berperan penting dalam menerima dan menghantarkan suatu rangsang. Neuron terdiri dari kecuali……..

A.    Dendrite

B.     Akson

C.     Selubung myelin

D.    Neurit

E.     Sinapsis

  1. Sel saraf yang berfungsi membawa rangsang dari reseptor ke otak adalah…..

A.    Sensorik

B.     Motorik

C.     Konektor

D.    Adjustor

E.     Semua benar

 

  1. Sel saraf yang berfungsi mengantarkan tanggapan terhadap rangsang ke efektor disebut…..

A.    Sensorik

B.     Motorik

C.     Konektor

D.    Adjustor

E.     Semua salah

 

  1. Berikut adalah struktur neuron sensori adalah.. ……..

A.    Badan selnya bergelombang

B.     Membentuk ganglion

C.     Aksonya pendek

D.    Dendritnya panjang

E.     Semua benar

 

  1. Menerima rangsang dari neuron sensori atau neuron intermediat lainnya merupakan fungsi dari……

A.    Motorik

B.     Sensorik

C.     Konektor

D.    Jawaban A dan B benar

E.     Jawaban B dan C benar

 

  1. Fungsi utama sistem saraf adalah……..

A.    Sebagai pengendali kerja organ tubuh

B.     Pusat kesadaran

C.     Pengatur kemauan dan pikiran

D.    Sebagai alat komunikasi untuk mengenali perubahan-perubahan dalam tubuh

E.     Semua benar

 

8.   Saraf otak yang berasal dari retina mata disebut…..

A.    Saraf olfaktori

B.     Saraf optic

C.     Okulomotor

D.    Saraf troklear

E.     Trigeminal

 

9.  Pusat refleksi mata terdapat pada…..

A.    Otak besar

B.     Otak kecil

C.     Otak tengah

D.    Otak troklear

E.     Trigeminal

 

10. Pusat pengaturan suhu tubuh terdapat di bagian hipotalamus yang berada di…..

A.    Sumsum lanjutan

B.     Sumsum tulang belakang

C.     Otak kecil

D.    Otak besar

E.     Otak depan

 

SKELETONIZING

skletonizing

Apakah kamu ingin membuat kerangka daun seperti ini?

Ini istilahnya adalah pembentukan kerangka (skeletonizing) lebih tepat lagi skeletonizing daun.

membuatnya adalah:

1.       Rendam daun dalam air hujan atau air lumpur dalam wadah di luar rumah.

2.       Masukkan daun dalam wadah.

3.       Isi dengan air hujan.

4.       Tutup wadah, agar tidak dimasuki kotoran dan dijadikan sarang nyamuk (jentik-jentik nyamuk).

5.       Biarkan minimal 2 bulan.

6.       Pindahkan di wadah lain, cuci yang sudah busuk dan dibilas sampai bersih. Pada tahap ini dilakukan dengan sangat hati-hati dan menggunakan sarung tangan.

7.       Keringkan diatas karton, lebih baik diangin-anginkan saja.

8.       Untuk pemutihan dilakukan dengan peroksida atau hydrogen peroksida (H202) atau soda api. Bisa didapatkan di toko-toko bahan kimia. Jika di Yogyakarta maka salah satunya pengalaman saya adalah di Brata Chem.

Namun ketika musim hujan tiba, maka caranya yang paling ampuh adalah dengan membiarkan daun didalam wadah untuk terkena derasnya air hujan. Pengalaman saya dengan daun sirsak adalah membiarkannya terpapar air hujan dan daun sudah bisa didapatkan sebelum sebulan penuh dan hasilnya adlaha seperti diatas. Daun yang bisa dibuat untuk skletonizing antara lain Annona muricata (sirsak) , Artocarpus heterophyllus (nangka) , Hevea brasiliensis(karet) , Ficus religiosa (pohon Bodhi).

 

Renungan sebelum bermaksiat

 

Ada seorang laki-laki mendatangi Ibrahim bin Adham, ia berkata, “Wahai Imam, saya ingin bertaubat dan meninggalkan seluruh dosa yang saya miliki. Jika suatu saat saya kembali melakukannya, tunjukkanlah padaku terapi yang dapat menghindarkan aku bermaksiat kepada Allah.”

Apakah Anda ingin seperti itu? Siapakah di antara kita yang tidak menginginkan bertaubat kepada Allah dan membuang seluruh dosa sejauh-jauhnya? Nasihat Ibrahim bin Adham itu:

Ibrahim Adham berkata, “Jika Anda ingin bermaksiat kepada Allah, maka jangan melakukannya di atas bumi Nya!” maka laki-laki itu bertanya, “Dimanakah saya dapat bermaksiat terhadapNya?” “di luar bumiNya”. Jawab Ibrahim bin Adham. “Wahai Imam, bagaimana hal itu dapat terjadi, sedangkan bola bumi ini dalam genggamanNya?” Tanya lelaki tersebut. “Tidakkah engkau malu bahwa bola bumi ini dalam genggamanNya namun engkau bermaksiat di atas bumiNya?” jawab Ibnu Adham.

Kemudian Ibrahim bin Adham berkata, “Jika Anda ingin bermaksiat kepadaNya, maka janganlah engkau memakan rezekiNya!”

Lalu laki-laki itu bertanya, :Maka, bagaimanakah saya dapat hidup?” Ibrahim berkata, “Tidakkah Anda malu memakan rezekiNya sedangkan Anda bermaksiat kepada Allah?”

Kemudian Ibrahim melanjutkan perkatannnya, “Jika Anda bersikeras bermaksiat kepada Allah, maka bermaksiatlah di suatu tempat yang Ia tidak melihatmu!”.

Laki-laki itu bertanya, “Bagaimana bisa seperti itu, sedangkan Ia selalu bersama kita, dimanapun kita berada?” Ibrahim bin Adham menjawab, “Tidakkah Anda malu bermaksiat kepadanya sedangkan Dia lebih dekat denganmu?”

Jika Anda tetap bersikeras bermaksiat kepada Allah, maka jika malaikat maut datang untuk mencabut nyawamu, katakanlah kepadanya, “Tunggulah sampai sebentar aku tobat” kata Ibrahim bin Adham. “Lantas siapa yang memiliki kekuasaan menunda kematian seperti itu?” Tanya laki-laki itu.

Ibrahim berkata, “Tidakkah engkau malu, saat datang malaikat maut sedangkan engkau dalam keadaan bermaksiat?”

Kemudian ia melanjutkan perkataannya, “Jika Anda enggan menghentikkan perbuatan maksiat kepada Allah, tiba-tiba datang para malaikat Zabaniah Jahanam menyeret Anda masuk neraka, maka katakan kepada mereka, bahwa Anda tidak ingin pergi bersama mereka!”

“Bagaimana mungkin saya bisa seperti itu?” Tanya laki-laki tersebut.

Akhirnya Ibrahim bin Adham mengakhiri wejangannya dengan mengatakan, “Tidakkah Anda malu kepada Allah setelah mengetahui seluruh penjelasan ini?!”

Amru Khalid, 2002. Semulia akhlak nabi. Aqwam:, kartassura.

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran

lamaaaaa ga posting yang pertama sibuk, alih profesi, sekolah menyambut dengan adanya

1. kinerja kepala sekolah

2. akreditasi.

menyebabkan mata di depan monitor tapi ga posting ada banyak karya prota, promes, silabus dll. selanjutnya nyusul habis lebaran 🙂

semoga istiqomah di jalan nulis

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Mata Pelajaran: Ilmu Pengetahuan Alam

Kelas/semester: IV/1

Pertemuan ke  : 1-2

Alokasi waktu : 3×35 menit

  1. I. Standar Kompetensi
    1. Memahami hubungan antara struktur organ tubuh manusia dengan fungsinya, serta pemeliharaannya.
    2. II. Kompetensi Dasar

1.1.    Mendeskripsikan hubungan antara struktur kerangka tubuh manusia dengan fungsinya

1.2.    Menerapkan cara memelihara kesehatan kerangka tubuh

  1. III. Indikator
    1. Menjelaskan rangka manusia dan fungsinya
    2. Menjelaskan cara pemeliharaan rangka manusia
    3. Mencari informasi tentang penyakit dan kelainan yang umumnya terjadi pada rangka
    4. Memberi contoh cara  merawat alat indera.
    5. Mencari informasi tentang kelainan alat indera yang disebabkan oleh kebiasaan buruk.
    6. IV. Tujuan Pembelajaran
      1. Siswa dapat menjelaskan kegunaan rangka manusia
      2. Siswa dapat menyebutkan nama bagian-bagian rangka tubuh manusia
      3. Siswa dapat mempraktekan sikap duduk yang baik untuk menjaga bentuk rangka
      4. Siswa dapat menyebutkan makanan yang baik untuk kesehatan rangka
      5. Siswa dapat menjelaskan cara menjaga kesehatan tulang.
      6. V. Materi Pembelajaran

Rangka manusia, bagian-bagiannya, fungsi dan pemeliharannya

  1. VI. Metode

Ceramah, tanya jawab, diskusi

  1. VII. Langkah Pembelajaran

Pertemuan pertama

  • Pendahuluan
    • Apersepsi
    • Penyampaian tujuan pembelajaran
    • Kegiatan inti
      • Pengorganisasian kelompok, tiap kelompk 3 orang dengan nomor urut yang telah ditentukan.
      • Tiap kelompok memperoleh tugas dari guru
      • Siswa mendiskusikan dengan kelompoknya
      • Guru memanggil anggota dari tiap kelompok satu per satu sesuai nomor yang dimiliki, siswa melaporkan hasil diskusi dan mengulasnya.
      • Jika sudah selesai siswa diberikan waktu untuk saling menjelaskan jawaban ke temannya sampai selesai.
      • Guru menyakan kembali materi yang belum dipahami dan membahasnya.
      • Penutup
        • Siswa menyimpulkan hasil diskusi dibantu guru
        • Pemberian tugas.

Pertemuan kedua

  • Pendahuluan
    • Apersepsi
    • Penyampaian tujuan pembelajaran
    • Kegiatan inti
    • Pengorganisasian kelompok, tiap kelompk 3 orang dengan nomor urut yang telah ditentukan.
    • Tiap kelompok memperoleh tugas dari guru
    • Siswa mendiskusikan dengan kelompoknya
    • Guru memanggil anggota dari tiap kelompok satu per satu sesuai nomor yang dimiliki, siswa melaporkan hasil diskusi dan mengulasnya.
    • Jika sudah selesai siswa diberikan waktu untuk saling menjelaskan jawaban ke temannya sampai selesai.
    • Guru menyakan kembali materi yang belum dipahami dan membahasnya.
      • Penutup
        • Siswa menyimpulkan hasil diskusi dibantu guru
  1. VIII. Sumber/Alat/Bahan

Buku paket, buku lain yang relevan, kerangka tubuh manusia.

  1. IX. Penilaian

Contoh instrumen: Kita dapat  berdiri tegak karena adanya….

Mengetahui,                                                                  Sumberejo,

Kepala Sekolah                                                             Guru Mata Pelajaran

_______________                                                                    ________________

NIP.                                                                                                   NIP.

tempat pensil unik

lama tak menulis di sini karena kesibukan baru membuat tempat pensil dari pelepah pisang dan kulit jagung. butuh proses, dari pemilihan, pengawetan dan desain. lain waktu saya tuliskan. kreativitas ini ditujukan mengurangi sampah oraganik dan tentunya pemanfaatn. mengurangi pemanasan global. kerajinan pelepah pisang. sekiranya kosong mohon maaf. terimakasih.

dan yang lain dari jagung adalah

 

KREATIVITAS

“Sebenarnya orang yang kreatif itu bebas tanpa tuntutan”. Ilmunya orang-orang secara spontan mengaitkan kreativitas dengan:

  • Pemikiran, kecerdasan, kepandaian, kemampuan seseorang menciptakan atau menemukan hal-hal baru, proses pencapaian cara-cara baru dalam memecahkan permasalahan baru, kreasi-kreasi baru untuk menghasilkan objek-objek atau bentuk-bentuk baru serta kelincahan pemikiran orang.
  • Ada juga: dikaitkan dengan istilah konvensional, pemunculan pemikiran unggul proses yang terjadi pada manusia untuk meningkatkan efisiensi dan daya cipta manusiayang lain dari manusia lainnya yang lazim.

Ciri dan Karakteristik Orang-orang yang Kreatif (oleh Hilgland dan Atkinson):

  • Orang yang kreatif bebas dalam berpikir dan bertindak, tidak menyukai kegiatan-kegiatan kelompok yang menuntut konformitas serta tidak mudah dipengaruhi oleh desakan-desakan social bila mereka telah yakin bahwa pendapat mereka masing-masing benar.
  • Memiliki kecenderungan kurang dogmatis  dan lebih relativistic dalam pandangan-pandangan hidupnya jika dibandingkan dengan orang-orang yang dinilai tidak kreatif.
  • Berkemauan dengan dorongan-dorongan kemauan dirinya yang tidak berdasarkan pada akal.
  • Menyukai hal-hal yang rumit dan baru.
  • Menghargai humor dan mempunyai sense good of humor
  • Menekankan pentingnya nilai-nilai teoristik dan estetik.

Karakteristik tersebut mempunyai kesamaan dasar yang cukup dominant yaitu lebih fleksibel daripada orang-orang yang tidak kreatif. Fleksibilitas ini menyebabkan orang kreatif dapat menghindari rintangan-rintangandalam memecahkan persoalan yang dihadapi mereka.

Diluar batas kecerdasan tertentu korelasi antara hasil tes kecerdasan dengan kreativitas dan produktivitas adalah kecil.

Variable-variabel kepribadian dan motivasi merupakan hal-hal yang penting bagi kreativitas seseorang. Penelitian oleh Getzels dan Jackson (1962) kreatiitas dan IQ korelasinya adalah kecil.

Penelitian Torrance (1965) anak-anak SD terutama kelas 1, 2, dan 3 yang mendapat skor tinggi pada tes kreativitass sering dijuliki oleh teman-temannya sebagai murid bebal (silly) atau nakal (naughty) atau dianggap liar sembrono (wild). Hal ini dikemudian hari dapat  menghambat timbulnya gagasan-gagasan yang kreatif pada anak ini.

Faktor-Faktor Yang Penting Dalam Perencanaan Dan Kemampuan Kreatif, Sifat-Sifat tersebut:

  • Fluency: kesigapan, kelancaran serta kemampuan menghasilkan banyak gagasan.
  • Fleksibilitas: kemampuan menggunakan bermacam-macam pendekatan dalam mengatasi persoalan.
  • Originalitas: kemampuan mencetuskan gagasan-gagasan asli
  • Elaborasi: kemampuan melakukan hal-hal secara detail terperinci.
  • Redefinition: kemampuan merumuskan batasan-batasan dengan melihat dari sudut lain bukan dari cara-cara yang lazim.

Kreativitas dan Stabilitas Emosi

‘”Ada yang mengatakan: seniman-seniman dan penulis-penulis kenamaan yang terganggu oleh masalah-masalah pribadi, kemampuan kreatifnya bersumber pada konflik-konflik yang terdapat dalam diriya sendiri.”

Kejadian neorosis pada orang kreatif lebih jarang jika dibandingkan denganorang-orang biasa umumnya, meskipun pada orang-orang yang sangat pandai dalam bidang sastra ditemukan kecenderungan mempunyai kehidupan emosianal yang tidak stabil.

Orang-orang yang kreatif dalam bidang ilmu-ilmu alam meskipun secara emosional stabil, cenderung menarik diri dari pergaulan (hubungan-hubungan antar manusia). Kemungkinan mreka memiliki kemampuan-kemampuan tertentu yang tingkatnya lebih tinggi daripada orang lain yang membuat mereka sibuk dengan pekerjaan dan mengasingkan diri (terpisah dari orang biasa lainnya). Biasanya mereka tenggelam dalam minatnya di bidang pengetahuan dan mengabdikan segala daya dan tenaganya melalui pekerjaannya.

Beberapa seniman dan penulis, tema-tema yang mengisi usaha-usaha kreatifnya itu sebagian mencerminkan konflik-konflik pribadinya yang tidak terselesaikan.

Orang-orang yang kreatif lebih sering mempunyai kecenderungan sebagai orang yang telah dapat megatasi sebagian besar kesulitan dan konflik-konflik dirinya pada masa mudanya dan kemudian mengamalkan kembali kemampuan-kemampuan mengatsi persoalan baru yang ada padanya melalui kekuatan dan kepekaan yang baru.

Kreativitas ditinjau dari Sudut Psikologi:

Kreativitas berkaitan dengan serangkaian faktor dan atau kejiwaan manusia

Kebebasan berpikir dan brtindak misalnya dianggap sebagai cirri yang menonjol yang terdapat pad orang-orang yang kreatif.

Orang kreatif belum tentu cerdas, kehidupan emosinal stabil, pandai bergaul dan neurotis.

Bila orang mengharapkan kebebasan berpikir dan bertindak dari luar dirinya bukanlah orang yang kreatif.

Sejarah manakah Manusia itu Bebas

Kebiasaan-kebiasaan dan tekanan-tekanan lingkungan hidup biasanya membuat orang tampil dengan perilakunya yang stereotypis.

Kesadaran diri manusia meliputi kesdaran dan pengenalan terhadap kegiatan-kegiatan yang dikerjakan.

Kondisis yang lebih bebas selain unsure kesadaran diri, kecerdasan dan pengetahuan ialah kesehatan mental, jasmani, kekayaan imajinasi, minat yang luas dan lingkungan hiup yang maju dan baik.

Persyaratan orang untuk menemui kebebasan berpikir disamping pengenalan diri, pengenalan lingkungan sekitar, peningkatan kecerdaqsan juga diperlukan  pertimbangan adanya keselarasan dengan kehidupan kemasyarakatan tempat orang itu hidup.

Pendidikan Membentuk Manusia Kreatif

Kadang-kadang orang yang disebut troublemaker dalam suatu lingkungan disebut orang yang kreatif dalam lingkuangn lain (Maier 1965).

Belajar kreatif dapat mengubah cara atau jalan  bepikir, perasaan dan mengerjakan sesuatu melalui proses banyak bertanya (inquiry) dan penjelajahan (eksplorasi).

Hal ini membuat orang mencari hubungan-hubungan dan implikasi-implikasi serta meningkatkan daya imaginasi sampai kepada penilaian terhadap sesuatu. Belajar dengan cara ini bukan bearti orang menjawab serangkaian soal, melainkan menentukan cara-cara untuk menilai sesuatu dengan tepat dan dapat menghadapi, mengolah serta menguasai situasi-situasi baru sesuai dengan tuntutan-tuntutan dan aturan yang baik.

Dalam kerja kelompok acara sumbang gagas (brainstorming) dianggap cara yang paling popular untuk mengembangkan pemikiran-pemikiran yang kreatif

Pemikir atau ilmuwan atau seniman menempati pemecahan  masalah melalui empat tahap persiapan: persiapan, inkubasi, iluminasi dan verifikasi.

Oleh Mulyono Gandadiputra “ Kreativitas dalam Seni dan Masyarakat dalam Proses Pembentukan Nilai Budaya dalam Masyarakat” Majalah Budaya, 22 september 2003

Diringkas 21 februari 2005. write in computer 27 November 2009