Rindu

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuhu

Pemirsa yang tercinta eh emang ada? 😎

Setelah sekian lama entah berapa candela atau hitungan minggu saya kembali disini. Meluapkan kerinduan yang lama tak tersentuh oleh jemari pun pikuran.

adalah blog ini dulu saya fungsikan untuk  menyimpan file alias tugas-tugas kuliah yang diketik dan hanya tersimpan di flooppy disk dan 2009 adalah pergeseran budaya alias disket ke flashdisk secara massal 😫 dan saya mulai berpikir gimana cara nyimpan data biar awet.

Singkat kata mbak kos prodinya informasi teknologi dan menyarankan buat blog aja. Setelah dipikir dan sempat akhirnya jadilah blog ini. 📚 💻

Dan setelah sekian lama alias sekarang baru merasakan hikmahnya menyimpan di blog ini.

Ternyata lebih berguna .. Banyak yang berkunjung mencari artikel ke biologian nyayeay 🔬

Coba kalo disimpan burning via cd

Ah yang pasti insyaallah ini yang terbaik.

Lebih bermanfaat untuk orang lain rasanya

🙂IMG_20150203_130849

Ah sudah lah yang pasti insyaallah lebih bermanfaat. Semoga bisa mengisi blog ini meski tidak rutin.

Salamku dengan hangat dan cinta

// Anda sedang membaca… Inspirasi Tak Semua Hal Bisa Pakai Logika

Selasa, 27 Maret 2012, saya baru tiba dari Surabaya dan langsung menuju Metro TV untuk tapping acara Democrazy yang akan tayang Kamis, 29 Maret, pukul 21.30. Saat menunggu di studio 3 saya dapat kabar bahwa bapak saya tertabrak motor di Lampung. Mendengar kabar itu usai acara saya bergegas ke bandara mengejar pesawat ke Lampung.

Setibanya di Lampung segera saya menuju rumah sakit di mana bapak dirawat. Di rumah sakit puluhan tetangga orang tua saya sudah menunggu.

Rombongan penjenguk terus berdatangan silih berganti melihat kondisi bapak. Ruangan VIP di rumah sakit itu dipenuhi para tetangga hingga pukul 23.00 malam. Sebenarnya saya agak keberatan dengan tamu yang begitu banyak dan tiada henti. Namun ibu saya berkata, “Mil, kebiasaan orang kampung beda dengan orang Bogor, ya begini kehidupan orang kampung tidak usah di ubah-ubah.”

Mendengar penjelasan ibu, saya hanya terdiam. Bapak sayapun tidak merasa keberatan dengan kondisi ini. Akhirnya saya mengalah mengikuti budaya yang menurut saya tak sesuai dengan logika saya.

Bila saya sakit biasanya hanya ditunggu istri saya atau bahkan malah istirahat sendirian di rumah sakit. Namun, tadi malam yang nunggu bapak ada 7 orang termasuk saya. Saat malam tiba lomba “ngorok” pun tak bisa terhindarkan. Mau tak mau, sayapun ikut menikmati suasana itu.

Banyak hal dalam pergaulan dan kehidupan ini ternyata tidak semua bisa menggunakan logika. Salah satu contoh yang selalu saya ingat adalah ihwal kentut alias buang angin yang membatalkan wudhu. Ketika batal sholat karena kentut, ketika berwudhu lagi, bukankah kita tidak membasuh sedikitpun tempat kentut itu?

Kesimpulannya, untuk sahnya ibadah dan juga demi akrabnya sebuah pergaulan ternyata tidak semuanya harus menggunakan logika…

Salam SuksesMulia!

**>> maaf copas abis, 3 bulan mengalami kebuntuan ide, semoga besok tida

sumber: http://www.jamilazzaini.com

SKELETONIZING

skletonizing

Apakah kamu ingin membuat kerangka daun seperti ini?

Ini istilahnya adalah pembentukan kerangka (skeletonizing) lebih tepat lagi skeletonizing daun.

membuatnya adalah:

1.       Rendam daun dalam air hujan atau air lumpur dalam wadah di luar rumah.

2.       Masukkan daun dalam wadah.

3.       Isi dengan air hujan.

4.       Tutup wadah, agar tidak dimasuki kotoran dan dijadikan sarang nyamuk (jentik-jentik nyamuk).

5.       Biarkan minimal 2 bulan.

6.       Pindahkan di wadah lain, cuci yang sudah busuk dan dibilas sampai bersih. Pada tahap ini dilakukan dengan sangat hati-hati dan menggunakan sarung tangan.

7.       Keringkan diatas karton, lebih baik diangin-anginkan saja.

8.       Untuk pemutihan dilakukan dengan peroksida atau hydrogen peroksida (H202) atau soda api. Bisa didapatkan di toko-toko bahan kimia. Jika di Yogyakarta maka salah satunya pengalaman saya adalah di Brata Chem.

Namun ketika musim hujan tiba, maka caranya yang paling ampuh adalah dengan membiarkan daun didalam wadah untuk terkena derasnya air hujan. Pengalaman saya dengan daun sirsak adalah membiarkannya terpapar air hujan dan daun sudah bisa didapatkan sebelum sebulan penuh dan hasilnya adlaha seperti diatas. Daun yang bisa dibuat untuk skletonizing antara lain Annona muricata (sirsak) , Artocarpus heterophyllus (nangka) , Hevea brasiliensis(karet) , Ficus religiosa (pohon Bodhi).

 

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran

lamaaaaa ga posting yang pertama sibuk, alih profesi, sekolah menyambut dengan adanya

1. kinerja kepala sekolah

2. akreditasi.

menyebabkan mata di depan monitor tapi ga posting ada banyak karya prota, promes, silabus dll. selanjutnya nyusul habis lebaran 🙂

semoga istiqomah di jalan nulis

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Mata Pelajaran: Ilmu Pengetahuan Alam

Kelas/semester: IV/1

Pertemuan ke  : 1-2

Alokasi waktu : 3×35 menit

  1. I. Standar Kompetensi
    1. Memahami hubungan antara struktur organ tubuh manusia dengan fungsinya, serta pemeliharaannya.
    2. II. Kompetensi Dasar

1.1.    Mendeskripsikan hubungan antara struktur kerangka tubuh manusia dengan fungsinya

1.2.    Menerapkan cara memelihara kesehatan kerangka tubuh

  1. III. Indikator
    1. Menjelaskan rangka manusia dan fungsinya
    2. Menjelaskan cara pemeliharaan rangka manusia
    3. Mencari informasi tentang penyakit dan kelainan yang umumnya terjadi pada rangka
    4. Memberi contoh cara  merawat alat indera.
    5. Mencari informasi tentang kelainan alat indera yang disebabkan oleh kebiasaan buruk.
    6. IV. Tujuan Pembelajaran
      1. Siswa dapat menjelaskan kegunaan rangka manusia
      2. Siswa dapat menyebutkan nama bagian-bagian rangka tubuh manusia
      3. Siswa dapat mempraktekan sikap duduk yang baik untuk menjaga bentuk rangka
      4. Siswa dapat menyebutkan makanan yang baik untuk kesehatan rangka
      5. Siswa dapat menjelaskan cara menjaga kesehatan tulang.
      6. V. Materi Pembelajaran

Rangka manusia, bagian-bagiannya, fungsi dan pemeliharannya

  1. VI. Metode

Ceramah, tanya jawab, diskusi

  1. VII. Langkah Pembelajaran

Pertemuan pertama

  • Pendahuluan
    • Apersepsi
    • Penyampaian tujuan pembelajaran
    • Kegiatan inti
      • Pengorganisasian kelompok, tiap kelompk 3 orang dengan nomor urut yang telah ditentukan.
      • Tiap kelompok memperoleh tugas dari guru
      • Siswa mendiskusikan dengan kelompoknya
      • Guru memanggil anggota dari tiap kelompok satu per satu sesuai nomor yang dimiliki, siswa melaporkan hasil diskusi dan mengulasnya.
      • Jika sudah selesai siswa diberikan waktu untuk saling menjelaskan jawaban ke temannya sampai selesai.
      • Guru menyakan kembali materi yang belum dipahami dan membahasnya.
      • Penutup
        • Siswa menyimpulkan hasil diskusi dibantu guru
        • Pemberian tugas.

Pertemuan kedua

  • Pendahuluan
    • Apersepsi
    • Penyampaian tujuan pembelajaran
    • Kegiatan inti
    • Pengorganisasian kelompok, tiap kelompk 3 orang dengan nomor urut yang telah ditentukan.
    • Tiap kelompok memperoleh tugas dari guru
    • Siswa mendiskusikan dengan kelompoknya
    • Guru memanggil anggota dari tiap kelompok satu per satu sesuai nomor yang dimiliki, siswa melaporkan hasil diskusi dan mengulasnya.
    • Jika sudah selesai siswa diberikan waktu untuk saling menjelaskan jawaban ke temannya sampai selesai.
    • Guru menyakan kembali materi yang belum dipahami dan membahasnya.
      • Penutup
        • Siswa menyimpulkan hasil diskusi dibantu guru
  1. VIII. Sumber/Alat/Bahan

Buku paket, buku lain yang relevan, kerangka tubuh manusia.

  1. IX. Penilaian

Contoh instrumen: Kita dapat  berdiri tegak karena adanya….

Mengetahui,                                                                  Sumberejo,

Kepala Sekolah                                                             Guru Mata Pelajaran

_______________                                                                    ________________

NIP.                                                                                                   NIP.

Perkataan Ibnul Qayyim Tentang Cinta

Seorang ‘alim faqih. Ibnul Qayyim-semoga Allah senantiasa merahmatinya- dalam bukunya yang berjudul ‘al Jawab al-Kafii Liiman Sa’la ‘an ad-Da’waa ‘asy-Syaafii” (jawaban tuntas untuk orang yang bertanya tentang obat yang menyembuhkan segala macam penyakit) menjelaskan,

“Cinta itu merupakan sendi kehidupan hati dan makanan pokok jiwa. Hati tidak akan dapat merasakn kelezatan , kenikmatan, kebahagiaan dan kehidupan tanpa cinta di dalamnya. Apabila hati telah kehilangan cinta maka penderitaannya serasa lebih sakit daripada derita yang dialami oleh mata di kala kehilangan cahayanya, dan hidung dikala kehilangan penciumannya, serta lisan dikala ia kehilangan suaranya. Bahkan hati ketika didalamnya hampa akan cinta terhadap Sang Penciptanya, sakitnya akan lebih dahsyat dari rusaknya tubuh karena sakit jiwanya. Perkara ini sulit untuk dipercaya kebenarannya, kecuali bagi orang yang hidup hatinya”.

Cinta yang terpuji, ialah cinta yang bisa mendatangkan kepada pemilik cinta itu hal-hal yang memberinya manfaat di dunia maupun di akhirat. Maka cinta yang seperti ini merupakan muara sebuah kebahagiaan. Adapun cinta yang tercela adalah cinta yang bisa mendatangkan kepada pemiliknya hal-hal yang membawanya kepada kerugian dunia dan akhirat. Dan cinta semacam ini adalah sumber penderitan dan duka lara.

Imam ibnul qayim, dalam kitabnya  Penyakit dan Obat Penawarnya mengungkapkan, bahwa perasan cinta dan kerinduan dapat melunakan jiwa serta memperindah akhlak budi pekerti. Menampakan perasaan tersebut adalah yang alami. Sementara menutup-nutupi dan menyembunyikanya merupakan hal yang mengada-ada dan berlebihan. Beliau juga menuturkan, para ulama berkata, ”Kita tidak memungkiri tentang rusaknya cinta, di mana faktor pemicunya berupa perilaku buruk lagi keji dengan sesama manusia. Namun, sesunguhnya tema yang kita bicarakan disini hayalah seputar perasaan cinta yang suci dari seorang laki-laki yang cerdas, yang tidak akan pernah membiarkan agama, kesucian, kehormatan serta harga dirinya. Yang mengakibakatkan jalinan cintanya dengan Allah menjadi rusak, hanya karena jalinan cinta dengan kekasihnya yang haram. Inilah sebenarnya perasaan cinta dan kerinduan generasi ulama dahulu dan pemimpin-pemimpin umat yang tersohor.

penelitian

PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP MATERI PEMBELAJARAN PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN MELALUI PENGGUNAAN MACROMEDIA FLASH MX PADA SISWA KELAS VIII A

SMP NEGERI 9 YOGYAKARTA

Oleh

Dini Murdaningsih

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui atau mendiskripsikan keterlaksanaan proses peningkatan pemahaman konsep materi pembelajaran pertumbuhan dan perkembangan melalui macromedia flash MX pada siswa kelas VIII A di SMP Negeri 9 Yogyakarta.

Jenis penelitian yang dilakukan adalah Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) yang terdiri dari 2 siklus tindakan. Penelitian ini dilaksanakan di Kelas VIII A SMP Negeri 9 Yogyakarta. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data berupa lembar observasi aktivitas siswa serta soal. Teknik pengumpulan data dengan observasi dan tes. Metode analisis data yang digunakan dengan cara statistik deskriptif.

Hasil penelitian setelah dilakukan 2 siklus tindakan menunjukan bahwa proses  pembelajaran melalui macromedia flash MX  dapat meningkatkan pemahaman konsep. Hal ini ditunjukan dengan hasil observasi aktifitas siswa rerata pada siklus I 88,88% dan pada siklus II 90,55 %. Selain itu dapat dilihat hasil post test menunjukkan pada siklus I rerata sebesar 4,9 mengalami peningkatan sebesar 3,2 menjadi 8,1 pada siklus II. Daya serap siswa yang diperoleh pada siklus I yakni 49,5% meningkat menjadi 80,13% pada siklus II.

Kata kunci: pemahaman konsep, macromedia flash MX



ALAT REPRODUKSI MAMMALIA

ALAT  REPRODUKSI MAMMALIA  JANTAN

Alat reproduksi mammalia jantan tidak jauh beda dengan alat reproduksi manusia, oleh karena itu diambil contoh laki-laki. Pada manusia alat kelamin laki-laki dibedakan menjadi dua yaitu alat kelamin dalam dan alat kelamin luar.

  1. Alat Kelamin Dalam
  • Testis

Testis memiliki bentuk bulat telur dengan jumlah sepasang dan terletak dalam skrotum (kantong pelir atau zakar) yang terletak di luar tubuh. Letak skrotum ini berada di luar tubuh supaya temperaturnya sesuai untuk pembentukan sperma.

Di dalam testis terdapat saluran halus yang merupakan tempat pembentukan sperma yang disebut tubulus seminiferus. Pada dinding tubulus seminiferus terdapat calon-calon sperma diploid (2n). Diantara tubulus seminiferus terdapat sel-sel interstisiil yang menghasilkan hormon testosteron dan hormon kelamin jantan lainnya. Selain itu terdapat pula sel Sertoli yang berukuran besar dan berfungsi menyediakan makanan bagi spermatozoa.

  • Saluran reproduksi

Saluran reproduksi ini terdiri atas duktus epididimis yang merupakan saluran panjang berkelok-kelok dan merupakan tempat pematangan lebih lanjut serta tempat penyimpanan sementara sperma. Pada pria, setiap testis hanya mengandung satu epididimis, ada saluran lain yaitu vasa deferensia yang merupakan saluran lurus, pendek, dan berfungsi untuk mengangkut sperma ke vesikula seminalis (kantong sperma). Arah vasa deferensia ini ke atas kemudian melingkar dan salah satu ujungnya berakhir pada kelenjar prostate. Di belakang kandung kemih, saluran ini bersatu membentuk duktus ejakulatirous pendek yang berakhir di uretra. Uretra merupakan ssaluran akhir dari saluran reproduksi dan terdapat dalam penis. Saluran ini berfungsi sebagai alat pengeluaran urine dan sebagai saluran kelamin, yaitu sebagai saluran semen dari kantong mani.

  • Kelenjar kelamin

Kelenjar kelamin pria terdiri atas vesikula seminalis, kelenjar prostate, dan kelenjar bulbouretral.

  • Vesikila seminalis

Vesikula seminalis berjumlah sepasang, terletak di atas dan bawah kandung kemih. Vesikula seminalis menghasilkan 60% dari volume total semen. Cairan semen berwarna jernih, kental, mengandung lendir, asam amino dan fruktosa. Cairan ini berfungsi untuk memberi makan sperma. Vesikula seminalis juga mengekskresikan prostaglandin yang berfungsi membuat otot uterin berkontraksi untuk mendorong semen mencapai uterus.

  • Kelenjar prostate

Cairan yang dihasilkan kelenjar prostate bersifat encer seperti susu dan alkalis sehingga dapat menyeimbangkan keasaman residu urine di uretra dan keasaman vagina. Cairan ini langsung bermuara ke uretra.

  • Kelenjar bulbouretral atau kelenjar Cowper

Kelenjar ini berukuran kecil, berjumlah sepasang, dan terletak sepanjang uretra. Cairan yang dihasilkannya kental dan disekresikan sebelum penis mengeluarkan sperma dan semen.

  1. Alat Kelamin Luar

Alat kelamin luar berupa penis yang berfungsi sebagai alat kopulasi (persetubuhan). Dalam alat ini terdapat saluran ejakulasi yang berperan dalam menyemprotkan sperma hingga masuk ke dalam uretra dna disalurkan ke luar. Saluran uretra juga berfungsi untuk menyalurkan urine, tetapi pada saat ejakulasi, otot yang berada pada tempat keluarnya urine menutup sehingga urine tidak keluar bersama semen. Ejakulasi adalah memancarnya semen sewaktu melakukan hubungan kelamin. Semen adalah cairan yang berisi cairan spermatozoa.

ALAT REPRODUKSI MAMMALIA BETINA

Untuk mempelajari alat reproduksi mamalia betina, diambil contoh alat reproduksi wanita.

  1. Alat kelamin luar
  • Labia mayora (bibir besar) bibir luar vagina yang tampak tebal dan berlapiskan lemak.
  • Mons venelis pertemuan antara kedua bibir vagina dengan bagian atas yang tampak membukit.
  • Labia minora (bibir kecil), yaitu sepasang lipatan kulit yang halus dan tipis serta tidak dilapisi lemak
  • Klitoris (kelentit), tonjolan kecil yang terdapat dalam labia mayora
  • Orificum urethrae merupakan muara saluran kencing yang berada tepat di bawah klitoris .
  • Hymen (selaput dara), berlokasi di bawah saluran kencing yang mengelilingi tempat masuk vagina.
  1. Alat kelamin dalam
  • Indung telur (ovarium)

Ovarium berjumlah sepasang dan terletak di rongga perut (kanan dan kiri). Ovarium diselubungi oleh kapsul pelndung dan mengandung beberapa folikel. Tiapfolikel mengandung 1 sel telur yang diselubungi oleh 1 atau lebih lapisan sel-sel folikel. Folikel mengelilingi oosit dan berfungsi menyediakan makanan dan melindungi perkembangan sel telur.

  • Tuba faloopi (oviduk)

Oviduk merupakan saluran yang menghubungkan ovarium dengan uterus. Saluran  ini berjumlah sepasang. Ujungnya berbentuk corong berjumbai-jumbai (fimbriae) yang berfungsi menangkap ovum. Setelah ovum ditangkap fimbriae, ovum diangkat oleh tuba faloopi (bagian oviduk yang menyempit) dengan gerak peristaltic dinding tuba yang bersilia menuju rahim.

  • Uterus (Rahim)

Uterus merupakan rungan untuk pertumbuhan janin. Rahim hanya satu ruang (simpleks) dan berotot tebal. Pada wanita yang belum melahirkan, ukuran rahim biasanya berkuran panjang 7cm dan lebar 4-5cm. Rahim baewah mengecil yang disebut serviks uteri, sedangkan pada bagian yang besar disebut badan rahim (corpus uteri). Rahim tersusun atas tiga lapisan, yaitu perimetrium, miometrium, dan endometrium.

  • Vagina

Vagina adalah sebuah tabung berlapiskan otot uang mrebujur kearah belakang dan atas. Dinding vagina lebih tipis dari rahim dan banyak lipatan-lipatan lahiran bayi. Di dalam vagina terdapat lender yang dihasilkanoleh dinding n. Hal ini untuk mempermudah jalannya ke vagina dan oleh suatu kelenjar yaitu kelenjar bartholini.